Yusuf Blog News :
Home » , » 7 Hal Seru Tentang Pria di Tempat Tidur

7 Hal Seru Tentang Pria di Tempat Tidur

Written By INSPIRASI on Tuesday, July 26, 2011 | 10:48 PM

BANYAK hal dapat membuat kaum pria mempertanyakan performanya di tempat tidur, mulai dari bulu dada sampai disfungsi ereksi. Padahal, tidak semua kecemasan tersebut terbukti beralasan. 

Menurut situs webmd.com, hal-hal berikut ini sesungguhnya tidak perlu dicemaskan oleh kaum pria: 

Bulu dada 
Setiap perempuan memiliki pendapat berbeda tentang apa yang dipandang menarik jika menyangkut bulu di tubuh. Tapi, sebuah studi yang dipublikasikan di dalam Archives of Sexual Behavior menemukan, meski tren iklan dan media massa saat ini lebih condong kepada model pria tanpa bulu, kehadiran rambut atau bulu pada tubuh memiliki efek positif terhadap tingkat daya tarik pria di mata kaum perempuan. 

Ukuran alat vital 
Kebanyakan perempuan tidak menganggap ukuran alat vital pria sebagai sesuatu yang penting. Sebuah penelitian di Belanda yang berfokus pada pertanyaan khusus ini menemukan, hanya 1 persen perempuan yang disurvei mengatakan panjang penis 'sangat penting', dan hanya 20 persen yang menilainya 'penting'. Sebaliknya, sebanyak 22 persen perempuan mengatakan panjang penis benar-benar 'tidak penting', dan 55 persen mengatakan masalah itu 'tidak penting'. 

Ereksi 
Saat ereksi, rata-rata ukuran alat vital pria adalah 13-15cm panjangnya. Sedangkan dalam keadaan normal, rata-rata panjangnya sekitar 9 sentimeter. 

Kepuasan seksual 
Meski orgasme merupakan puncak seksual yang diinginkan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kepuasan seksual perempuan tidak mengacu kepada orgasme. Pengalaman seksual yang paling memuaskan menurut kaum perempuan mengacu kepada perasaan dicintai, bergairah, senang, terangsang, dan erotis, dengan penekanan terhadap rasa terhubung terhadap seseorang. 

Kondom 
Sebuah survei nasional di Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa penggunaan kondom tidak berpengaruh terhadap kesenangan seksual seseorang. 

Ejakulasi dini 
Ejakulasi dini merupakan disfungsi seksual yang paling sering dilaporkan oleh kaum pria. Kondisi ini menimpa sekitar 20-30 persen pria dari segala usia. Istilah 'dini' sendiri bersifat subjektif. Tetapi, kebanyakan ahli menganggap ejakulasi sebagai 'prematur' jika terjadi dalam satu atau dua menit setelah penetrasi. 

Sejumlah dokter kadang meresepkan obat-obatan atau teknik 'jeda dan remas' untuk membantu pria memperpanjang waktu ejakulasi. Dengan teknik ini, seorang pria menghentikan stimulasi penis saat ejakulasi tampak dekat dan meremas ujung sensitif dari alat vitalnya. Beberapa terapis seks merekomendasikan hubungan intim lebih sering sebagai cara membuat tubuh seorang pria lebih terbiasa dengan kenikmatan seksual, sehingga membantu menunda orgasme. 

Orgasme 
Sebuah penelitian terhadap 500 pasangan dari lima negara berbeda, termasuk AS, menemukan bahwa rata-rata dibutuhkan waktu sedikit di atas 5 menit bagi seorang pria untuk mencapai orgasme ketika berhubungan intim. 


Terima kasih untuk berkenan membaca isi blog ini, semoga dapat memberikan manfaat yang berarti bagi perkembangan dunia pendidikan kita. Atas segala kekurangannya saya menyampaikan permohonan maaf dan berkenan kiranya untuk meninggalkan komentar atas isi artikel ini. Salam Hormat untuk semuanya
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. INSPIRASI - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger